Judi Bola

Diajak Nikah? Tanyakan 5 Hal ini Dulu!

64 views
Casino Uang Asli

Aneh – Setiap orang pasti hanya ingin menikah satu kali dalam nasibnya. Oleh sebab itu tidak sedikit faktor yang harus dipersiapkan supaya pernikahan berlangsung langgeng serta sesuai dengan harapan. Serta amit-amit, jangan hingga beres semacam permasalahan pembunuhan pegawai BNN.

Sayangnya, tidak sedikit orang yang terburu-buru menikah ketika merasa berjumpa dengan pasangan idamannya. Maka tidak jarang bila kami tidak jarang mendengar istri yang mengeluhkan sikap suaminya berubah seusai menikah alias sebaliknya.

Padahal mungkin persoalannya bukan pada perubahan sikap, tetapi sebab ada perbedaan prinsip serta pendirian yang tidak disadari sejak awal. Nah, sebelum rugi, coba tanyakan lima faktor semacam yang dirangkum dari Rumah.com berikut ini terhadap calon pasangan Anda.

1. Seberapa pentingkah agama

Dua orang yang menikah selain mengikat janji di mata manusia tetapi juga di mata Tuhannya. Maka sebelum berumah tangga, sangat penting untuk mengenal seberapa religius pasangan Anda.

Kenasiban sehari-hari yang dijalankan bersama pasti tidak terlepas dari aturan keagamaan. Mulai dari ibadah harian, akhlak bermasyarakat, hingga dengan pola asuh anak. Tidak heran ada tidak sedikit pasangan suami istri yang bercerai sebab merasa tidak sejalan dalam prinsip beragama.

2. Utangku merupakan hutangmu

Persoalan keuangan menjadi faktor nomor dua yang patut ditanyakan terhadap calon suami. Pasalnya suami berperan sebagai pencari nafkah mutlak dalam keluarga. Untuk itu, Ia bakal lebih tidak sedikit mengambil keputusan soal keuangan.

Tetapi jika Kamu mempunyai sejumlah hutang sebelum menikah, apakah Ia mau melunasinya? Pasangan yang ideal merupakan ia yang dengan ringan hati membagi materi dalam kondisi mudah maupun sulit.

5 Pertanyaan yang Harus Diajukan Sebelum Menikah

3. Sepuluh tahun dari sekarang

BACA JUGA  Manfaat Pelihara Kucing Buat Kesehatan Anak

Laki-laki yang visioner serta mempunyai tujuan yang jelas patut dipilih sebagai pendamping nasib. Oleh sebab itu, coba tanyakan kepadanya tentang tujuan yang bakal dicapai 10 tahun mendatang.

Apakah anda telah mempunyai dua anak serta tinggal di suatu rumah pribadi bersama? Alias Ia berencana untuk pensiun dini serta mengembangkan usaha dari modal sendiri? Apapun itu, biarkan Ia mengutarakan rencana serta harapannya di masa depan.

Hanya saja penting untuk memastikan bahwa dalam kurun waktu sepuluh tahun tersebut Kamu serta keluarga sangatlah telah tidak tinggal di pondok mertua indah alias rumah kontrakan. Kesungguhannya untuk mempunyai tempat tinggal sendiri butuh Kamu jadikan pertimbangan.

4. Keluargaku juga keluargamu

Menikah juga diartikan sebagai penyatuan dua keluarga. Itu artinya Kamu serta suami harus paham jika sewaktu-waktu diminta tolong alias berinisiatif memperkenalkan bantuan terhadap keluarga calon pasangan.

(Simak juga: Aneka opsi lokasi perumahan dengan bujet di bawah Rp300 jutaan)

Meskipun terlihat basa-basi, tetapi wujud perhatian serta ketulusan hati yang diberi calon suami ke keluarga Kamu dapat menjadi bukti keseriusan dalam membangun rumah tangga.

5. Serba-serbi pengasuhan anak

Sebelum menikah sangat penting mengenal prioritas pasangan dalam mempunyai serta mengasuh anak. Semacam, kapan mulai menjalankan program kehamilan? Berapa jumlah anak yang dikehendaki? Apakah bakal memakai alat kontrasepsi?

Seusai dikaruniai anak, berbagai pertanyaan seputar pola asuh anak juga harus disepakati bersama. Jangan hingga Kamu keberatan menjalani tugas sebagai bunda rumah tangga.

Dan yang tidak kalah pentingnya juga menyiapkan sertaa untuk pendidikan anak nanti dengan anggapan kenaikan anggaran setiap tahunnya.

author
No Response

Comments are closed.