Judi Bola

Cerita Seks Yang Sangat Menakutkan

182 views
Casino Uang Asli

Cerita Sex – Halo pembaca setia CeritaSeks15.com, perkenalkan namaku Alma, usiaku 25 tahun, karyawan suatu perusahaan binafit di bandung, hari ini merupakan kisah nyata dalam kenasibanku yang lumayan unik serta tidak bakal sempat aku lupakan seumur nasibku. Aku merupakan lelaki yang sangat beruntung mempunyai seorang istri yang cantik, baik, serta sangat setia.

Tapi entah kenapa aku malah dapat-bisanya menghianati loyalitasnya, meskipun dirinya tidak sempat tahu. Kisahku terjadi 1,5 tahun lalu ketika kita baru saja pindah rumah. Serta rumah yang kita tempati terbukti jadi lumayan jauh dengan orang tua kami.

Sehingga hampir sebulan dua kali bunda mertuaku suka menginap di rumah kami, sekedar untuk menengok istri serta anakku. Bunda mertuaku orang biasa sewajarnya wanita berumur 37 tahun, dirinya mempunyai tubuh gempal setinggi kurang lebih 160 cm.

Wajahnya manis serta kulitnya putih mulus, sangat serasi dengan penampilan jilbab serta baju kurung yang tertutup nya. Hubunganku dengannya biasa saja, terlelu dekat tidak, jauh pun tidak. Hari itu aku telah mengira kalo di rumah bakal ada bunda mertuaku yang biasa ku panggil mamah Lilis. Nyatanya tebakanku cocok, dirinya tengah memasak dengan istipsu.

Entah kenapa malam itu mertuaku ingin tidur bareng istipsu, serta menyuruhku tidak pindah tapi bertiga saja sekamar. Aku sih tidak ada persoalan, serta mau-mau saja, kebetulan ranjang kita besar serta lebar, bahkan muat untuk 4 orang juga.

Istipsu serta mertuaku tidur di tengah sebab dirinya tidak biasa kalo tidak tidur di tengah-tengah. Mertuaku pun tidak memperpersoalankannya serta kita pun tidue dengan posisi bunda mertuaku tidur di tengah antara aku serta istipsu serta kamipun mulai tertidur.

BACA JUGA  Cerita Seks Pesta Bertukar Pasangan

Kurang lebih pukul setengah 12 malam aku tersadar sebab ingin buang air kecil. Seusai itu aku kembali ke kamar serta aku menonton mertuaku yang tidur membalik ke arah istipsu. Kulihat jelas pantatnya yang besar yang kala itu dirinya memakai baju kurung warna biru. Dirinya juga mengenakan kerudung sekalipun lagi tidur.

Akupun menonton betisnya yang putih mulus serta berisi. Pikiran negatifku pun kembali timbul serta membikinku berpikir untuk mencumbunya. Aku segera berbaring mengarah ke mertuaku yang posisis tidurnya membelakangiku. Penisku terus berdiri serta ingin sekali rasanya menancapkannya ke liang anusnya yang bulat serta besar itu.

Akupun perlahan mendekati serta mengenakan kakiku ke betisnya yang lembut itu. Aku diamkan sejenak kemudian aku coba gesekkan perlahan. Rupanya dirinya terbukti tidur, serta akupun mulai bergerak perlahan mendekatinya. Aku memperhatikan istipsu yang tertidur pulas serta kurasa aman. Lalu aku mencoba menempelkan penisku yang tetap terbungkus celana pendekku ke pantat mertuaku. Mertuaku tetap diam saja bahkan ketika kumulai gerakkan penisku yang begesekkan dengan pantatnya.

Kemudian akupun mulai menggerakan tanganku negarah ke pahanya serta perlahan aku elus-elus. Tiba- tiba istipsu bergerak membikinku kaget serta langsung menghentikan gerakanku. Nyatanya dirinya mengigau. Ah sial pikirku yang telah melepaskan kaki serta tanganku dari tubuh mertuaku. Akupun ingin meperbuatnya lagi tapi takut hari ini mertuaku terbangun.

Berbagai menit kemudian mertuaku bergerak merapat kepadaku, rupanya dirinya bangun sebab dirinya batuk. Aku heran kenapa dirinya bergerak padaku. Langsung saja otak mesumku bereaksi serta menggerakan tanganku untuk merabanya lagi. Saat aku merabanya, mertuaku batuk serta mengagetkanku.

Tapi dirinya hanya diam saja. Lalu kulihat dirinya menyingkapkan rook nya sedikit keatas jadi terkesan hingga ke belakang lutunya. Aku yakin kalo dari tadi mertuaku bangun serta sadar kalo aku meraba-rabanya. Kemudian aku nekad bertanya padanya.

BACA JUGA  Cerita Seks Dapat Pacar Montok

“mamah dari tadi nggak tidur?” bisikku

Dia hanya diam saja, padahal aku tahu tentu kalo dirinya tidak tidur. Aku berpikir kalo dirinya pasrah kalo sekalipun aku perbuat sesuatu kepadanya. Kemudian aku lebih merapatkan tubuhku ke mertuaku. Aku buka perlahan penisku yang telah kembali keras. Aku raih tangan mertuaku serta mengarahkannya ke penisku, serta aku biarkan dirinya genggam penisku.

Dia hanya diam saja.aku buak perlahan celanaku jadi aku hanya mengenakan baju tanpa celan serta memeng tertututpi sama selimut. Kemudian aku naikkan rok mertuaku sambil aku usap pahanya yang mulus serta lembut. Dirinya sedikit bergerak sebab mungkin terangsang olehku.

“gerakin dong mah tangannya” bisikku padanya.

Kemudian dirinya meperbuat apa yang aku minta. Dirinya remas serta kocok penisku pelan-pelan. Tanganku mulai masuk ke daerah vaginanya yang nyatanya telah basah. Akupun terus bergairah untuk meperbuat hubungan seks gila ini. Kulepaskan tangannya dari penisku serta langsung saja kudekatkan pada anusnya.

Aku coba memasukkanya ke lobang vaginanya, tapa nyatanya sulit sebab posisi kita serta juga kita perbuat dengan hati-hati sebab takut istipsu bangun. Aku biarkan saja penisku digencet oleh kedua paha mertuaku yang besar serta berisi. Sementara itu aku meulai membuka risleting bajunya yang terletak di punggungnya. pelan-pelan sekali aku lepaskan busananya berikut bra serta cd nya. Saat ini dirinya telanjang bulat diantara aku serta istipsu, aku ciumi punggung serta lehernya.

Berbagai menit kemudian aku nekad serta berbisik “mah aku naikki aja mamah ya”

Kemudian dirinya bergerak serta mengubah posisi nya jadi berbaring. Akupun pelan-pelan menaiki tubuhnya yang besar itu. Dirinya tetap menutup matanya seakan tidak mau tahu kalo aku sedang menungganginya. Sesekali dirinya mendesah kecil ketika kuremas dadanya. Akupun mulai menciuminya serta menjilati leher samapi ketiaknya. Kemudian aku mulai mengarahkan penisku ke vaginyanya.

BACA JUGA  Cerita Seks Yang Tak Terlupakan

Tidak perlu waktu lama bagiku untuk meluputkan penisku ke liang kenikmatannya karen terbukti vaginanya telah nggak sempit lagi.aku kocokkan perlahan serta seseklai dpercepat. Aku perbuat itu sekitae 10 menitan hingga terasa cairan hangat menyembur penisku. Rupanya dirinya telah mencapai surganya.

Akupun menyuruhnya mengubah possisi. Saat ini dirinya diatas menindihku, serta mengulang lagi gerakanku tadi. Hingga berbagai menit kemudian aku orgasme serta meledakannya di dalam vagina mertuaku itu. Seusai itu barulah dirinya berani mebuka matanya serta tersenyum manis padaku. Aku hanya dapat bilang “maaf mah!”

Kemudian dirinya menciumiku serta memelukku erat. Kita berpelukan sangat lama sekali hingga akhirnya dirinya memakai kan kembali busananya pelan-pelan, begitu pula aku sebab takut istipsu curiga. Seusai itu kita berciuman lagi berbagai lamanya. Kemudian kita tertidur sebab letih dengan permainan gila kami. Bagaimana tidak, aku menyetubuhi mertuaku disamping anaknya sekaligus istipsu yang tengah tertidur di ranjang yang sama.

Besok paginya aku bangun paling akhir. Serta kuliahat istri serta mertuaku tengah mengobrol di teras depan. Kemudian seusai membilas muka,aku menghampiri mereka. Kulihat mertuaku tersenyum tipis, serta aku balas senyumnya.

author
No Response

Comments are closed.