Judi Bola

Cerita Seks Sekertaris Binal

356 views
Casino Uang Asli

Cerita Sex – Selepas sekolah aku kuliah di akademi sekertaris. Aku pisah dengan keluarga serta tinggal sendiri. Tidak jarang rasa sepi terasa saat jauh dari keluarga. Untunglah aku mempunyai kawan bersahabat yang bisa menghapus rasa sepi. Namanya Selly ia kawan kampusku serta kebetulan kami satu kost.

Selly terbukti supel. Ia mempunyai tidak sedikit kawan serta kenalan. Tidak jarang ia menawarkan aku dengan kawan-kawannya. Tidak jarang kawan prianya mencoba untuk berpacaran denganku. Katanya sih aku cantik serta mempunyai penampilan yang begitulah.

Akhirnya aku berpacaran dengan kenalan Selly. Namanya Sertaiel. Ia sangat gigih untuk meluluhkan hatiku. Bisa dibilang kawanku Selly mempunyai pergaulan yang bebas. Terbukti ia mempunyai tidak sedikit pacar serta tidak jarang mereka menginap di kamar Selly.

Terbukti tempat kostku keren serta bebas. Serta terkadang pacarku tidak jarang pulang malam. Tapi kami hanya mengobrol serta tidak melakukan apa-apa. Mungkin, sebab Sertaiel tutorial berpacarannya jauh, terkadang ia mencoba untuk menaklukan tubuhku.

Baru kali aku menerima pria sebagai pacarku. Awalnya Sertaiel mencoba untuk mencium bibirku. Tapi aku menghindar serta menolaknya. Tapi sebab usahanya yang gigih akhirnya bibir ini kuberbagi. Hampir setiap berjumpa ia melahap bibirku. Seakan tiada pertemuan tanpa berciuman. Bagian demi bagian usahanya sukses membikinku memberbagi tubuhku. Mulai dari bibir, dadaku serta kepolosan tubuhku yang tanpa sehelai pakaian. Kecuali keperawananku.

Tidak jarang Sertaiel meminta keperawananku. Tapi kutolak, kuanggap telah semua kuberi. Kecuali satu ini. Setiap berjumpa tubuhku rutin polos, sebab Sertaiel rutin melucuti pakaianku. Awalnya aku merasa canggung. Awalnya aku hanya kasihan, mungkin sebab kelembutan Sertaiel aku malah menyukai faktor ini.

Aku mempunyai komputer di kamar kostku. Tidak jarang Sertaiel membawakan film. Tapi lama-lama aku diajak nonton film XxX. Awalnya aku risih, sebab merasa semacam lihat tubuh sendiri. Aku jijik melihat adegan-adegan itu. Tapi sebab Sertaiel memberbagi kelembutan disaat kami melihat, perlahan aku suka.

Kuanggap sebagai pelajaran. Berbagai lama kemudian aku mempraktekkannya. Aku mencontoh berbagai adegan serta aku menyukainya. Hingga kuberbagi liangku, tapi aku masih perawan sebab hanya liang belakangku yang kuberbagi. sebab kasihan kepada Sertaiel yang mengharapkan bersetubuh denganku.

Awalnya aku agak risih serta aneh. Tapi rasa nikmat yang kurasakan malah membikinku ketagihan. Hingga-sampai aku beronani saat kusendiri. Makin diasah rasanya aku makin perlu. Hingga kurobek sendiri selaput daraku dengan jari-jariku. Sertaiel tidak tahu faktor ini. Kurasakan kenikmatan yang tidak sama disaat liang vaginaku dimasuki sesuatu.

Saat malam minggu, Sertaiel serta aku bercumbu semacam biasanya. Hingga kami sangatlah terangsang serta sodomi kami lakukan. Aku menikmatinya, entah Sertaiel. Berbagai kali kurasakan semburan Sertaiel di liang anusku. Hingga-sampai liangku sangat licin.

BACA JUGA  asdasd

Akhirnya aku kelelahan serta kulihat Sertaiel ke kamar mandi. Sesaat kuterlelap. Berbagai lama kuterlelap. Sesaat kutersadar serta kurasakan kakiku mengangkang lebar. Terasa sentuhan yang lembut merangsang daerah sensitifku. Dengan reflek, dada serta daguku terangkat tinggi.

Ah, birahiku mengalir di dalam darahku. Sesaat nafasku berburu, kumendesah. Kemudian kurasakan tubuhku dipeluk. Kurasakan bibir vaginaku tersentuh sesuatu. Perlahan sebuahbenda memasuki liang vaginaku. Sekejap kutahan nafas serta kurasakan nikmat seiring benda yang memasuki liangku. “Ooouuhh,” terucap seiring liangku tertancap dalam. Mataku tidak bisa kubuka lebar sebab kunikmati kejadian ini. Perlahan terkesan sosok Sertaiel.

Kurasakan Sertaiel mengeluar-masukkan miliknya perlahan. Mengapa kurasakan kelembutan serta kenikmatan dari sentuhannya. Berbagai lama kurasakan semburan di liangku. Aahh, rasanya, membikin rasa yang.. Sesaat kemudian kurasakan puncakku.

Kudekap erat Sertaiel serta sesaat tubuhku menegang. Seusai itu kusangatlah terbangun serta rasa bingung, sedih, sedih serta bahagia bercampur aduk di hatiku. Rasa malu tersimpan di hatiku. Harga diriku sesaat hilang bersama persetubuhan itu. Berbagai kali Sertaiel menyetubuhiku. Tapi rasa klimaks yang kurasakan setiap berhubungan, membikinku ketagihan.

Akhirnya aku lulus kuliah. Serta Aku menjadi sekretaris hot. Bosku baik. Ia telah menikah. Kurasakan orangnya lembut. Entah mengapa, lambat laun aku menyukainya. Perasaan sama kurasakan dari sikapnya. Kulihat ia rajin datang.

Kami tidak jarang bersama serta kami tidak jarang mengobrol di dalam ruangannya. Awalnya kami berbincang. Akhirnya kami saling terbuka serta menuturkan mengenai faktor yang pribadi. Sesaat kami bertatapan. Rasa getaran yang kuat mengalir di tubuhku di saat dekat dengannya

Mungkin sebab rokku yang singkat membikin ia terangsang. Berbagai kali tangannya menyentuh pahaku. Awalnya aku ingin menolaknya. Tapi apa salahnya, maka kubiarkan. Sebab sikapku ini Pak Rian terus tidak jarang memegang pahaku.

Tak jarang ia mengelus-elus serta berangsur-angsur menyusup ke selangkanganku. Sebetulnya aku ingin menepis lakukanannya. Mungkin sebab aku menyukai, sentuhannya maka kubiarkan. Tampaknya ia merasa bisa lampu hijau dariku.

Tangannya awalnya meraba pahaku serta akhirnya merembet ke selangkanganku, aku bimbang haru berbuat apa. Aku hanya bisa diam, kemudian ia membawa rokku, merangkulku. Bibirnya menciumi kupingku, leher serta bibirku. Aku bimbang wajib bagaimana.

Hari-hari berikutnya ia melakukan faktor ini terus. Sebuahsaat ia mencumbuku, kurasakan tangannya perlahan mengelus dari pahaku, pinggul, perut serta naik ke dada. Sesaat kami terdiam. Rasa campur aduk di hatiku. Serasa aku ingin memarahinya. Tapi aku tidak bisa. Ia atasanku, serta sebetulnya aku menyukai faktor ini.

Sebab kuterdiam ia terus menjadi. Dadaku ia raba-raba lalu diremasnya. “Dadamu empuk ya, besar loh,” bisik bosku. Kurasakan di dadaku mengalir rangsangan. Putingku terasa mengeras, nyilu serta nikmat. Rasanya kusuka. Kutak mampu bergerak sebab birahiku muncul.

BACA JUGA  Cerita Seks Liburan Dikampung

Berbagai lama kurasakan tangannya menikmati dadaku. Kemudian bibirku juga ia nikmati. Kurasakan bibirku dilahap dengan nafsunya. Berbagai lama mulai kurasakan kelembutannya. Kubalas kecupan bibirnya, lidahnya serta hisapan kepada air liurku.

Berbagai lama kurasakan tanganku mulai mampu bergerak. Perlahan kugerakkan serta kuhampiri pipinya. Lalu pipinya tersentuh tanganku serta kuelus-elus sebagai tanda kumenikmatinya. Kurasakan kemejaku keluar dari rokku.

Nyatanya Pak Rian mengangkatnya. Tangannya kurasakan menyusup dari perutku. Kurasakan sentuhan tangannya membuai perut lalu naik mendekap braku. Terbuai kulit dadaku. Berbagai lama kemudian tangannya menelusuri tali BH-ku serta akhirnya hingga dikaitan BH-ku.

Kurasakan tangannya mengelus punggungku sesaat. Lalu kurasakan kaitan bra-ku lepas. Pak Rian melepaskannya. Kurasakan jemarinya berlangsung meraba punggunku serta akhirnya mendekap buah dadaku. “Tanpa bra lebih besar, lebih terasa,” bisik Pak Rian.

Kurasakan tubuhku memasrah. Jemarinya memainkan putingku. Rasanya nyilu serta nikmat. Sekilas wajahku ke samping serta tertunduk. Perlahan kuhisap serta kugigit lembut bibir bawahku. Dadaku terangkat dengan reflek, seakan kusodorkan ke Pak Rian.

Kurasakan tangan Pak Rian keluar serta tidak menyusup lagi. Bibirku ia kecup lagi. Perlahan tangannya kurasakan menyusup di lubang lengan kemejaku. Tali bra-ku kurasakan ditariknya keluar hingga ke ujung jemariku tanganku. Sesaat kemudian taliku yang satunya juga ia lepaskan, saat ini tiada yang menahan bra-ku. Kemudian tangannya menyusup ke dalam kemejaku lagi.

Penyangga buah dadaku kurasakan turun serta lepas keluar ditarik tangannya. Sesaat kurasakan putingku menyentuh langsung kemejaku. Lalu tangannya meremas-remas kemejaku yang menutupi langsung buah dadaku. Kemudian kurasakan putingku ia gelitik dengan lembut. Aahh, nikmat rasanya.

Sesaat terdengar dering telpon. Kami terhenti serta Pak Rian segera mengangkatnya. Sesaat terkesan kedua titik dadaku oleh mataku. “Kamu temenin aku kelak ya!” sahut Pak Rian kepadaku saat berbincang di telepon. Aku rasa aku wajib menggunakan bra-ku lagi. Tidak enak bila terkesan karyawan lain.

Sesaat kulepaskan kancingku satu persatu serta kulepaskan kemeja sekretaris hot ku sambil membelakangi Pak Rian. Sesaat kurasakan tubuhku didekap dari belakang. “Badan kalian keren,” sambil tangannya meraba serta meremas buah dadaku lagi. Telingaku ia cumbu. Kemudian ia ajak lagi aku ke tempat duduk.

Lalu ia duduk serta kedua tanganku ditarik jadi aku mendudukinya dengan cara berhadapan. Rokku terangkat serta celana dalamku terkesan jelas. Mulutnya segera melahap dadaku. Salah satu tangannya memelukku serta satunya lagi menikmati dadaku yang tersisa. Mataku terpejam sambil menikmati sentuhannya.

Berbagai lama ia menikmati buah dadaku. Ada teleon berbunyi. “Udah dulu, kami pergi ya,” ucapnya seusai berbagai lama melahap tubuhku. Aku segera menggunakan serta merapikan pakaianku. Ia memintaku menemaninya rapat di pantai utara Jakarta. Seusai itu kami menyempatkan berbincang sambil melihat matahari terbenam di ujung laut.

BACA JUGA  Cerita Seks Dengan Supir

Perlahan sore berakhir serta mendung perlahan menutupi langit. Angin perlahan berhembus kencang serta gerimis turun. Akhirnya kami bergegas masuk kemobil. Perlahan hujan turun. Suasana di luar terkesan gelap. Rasa tenang aku rasakan di dalam mobil. Seusai lama mengobrol di mobil. Kulihat di kurang lebih mobil tidak sedikit yang berhenti parkir serta kadang ada yang bergoyang.

Mata Pak Rian kulihat menatapku. Lalu ia pindah ke tempat dudukku. Bibirnya segera melahap bibirku. Aku tidak mau kalah serta kami bersaing. Kurasakan buah dadaku diraba tangannya, lalu diremas-remas dengan lembut.

Sesaat kemudian kancing bajuku kurasakan dilepas satu-persatu, rasanya tali bra-ku juga dilepas. Dadaku ia telajangi. Perlahan bibirnya turun dari bibir, leher, pundak, sesaat senderan kursiku ia rebahkan serta kemudian buah dadaku ia lahap.

Daguku terangkat serta dadaku membusung ke mulutnya. Kurasakan nikmat, terkadang wajahku kuhadapkan ke kanan alias ke kiri sambil kugigit lembut bibir bawahku. Kurasakan pahaku ia raba serta kemudian ke celana dalamku.

Berbagai lama kemudian kurasakan celana dalamku ia tarik serta lepaskan. Rokku juga tidak ketinggalan. Kurasakan hembusan AC mobil membuai tubuhku bersama jemari Pak Rian yang meraba-raba hampir seluruh tubuhku dengan kehangatannya.

Buah dada serta bibirku ia gilir. Kurasakan tangannya turun dari perut ke tonjolan sensitifku. Lalu ia mainkan serta perlahan jarinya meraba bibir vaginaku yang telah basah. Sesaat kurasakan liang vaginaku ia masuki dengan jarinya.

“Ooouuhh,” ucapku sesaat.

Kurasakan jarinya keluar-masuk di liangku. Berbagai lama kurasakan tubuhnya menindih tubuhku. Kurasakan ia membuka celananya. Kakiku ia buat melebar, lalu kurasakan bibir vaginaku tersentuh miliknya, sesaat liangku ia tancap hingga dalam dengan mudah.

“Oouuhh,” ucapku sesaat lagi.

Kurasa aku yang seorang sekretaris hot ini telah basah. Tanpa bagianan ia langsung mengeluar-masukkan miliknya dengan cepat. Kutaksanggup menahan rasa nikmat. Desahan demi desahan akhirnya terlepas dari mulutku. Tubuhku menjadi pasrah menikmati sentuhannya. Rasa nikmat membikinku cepat mencapai puncak. Berbagai lama kemudian kurasakan miliknya menyembur liang vaginaku.

“Ooouuhh.. aahh..” terlepas dari mulutku seiring menikmati semburannya yang terasa hangat di liangku.

Akhirnya kami istirahat sesaat. Mungkin sebab suasana yang nikmat, kami akhirnya mengulangi berbagai kali. Keesokannya ia menjadikan aku merangkap sekretaris hot pribadinya. Ia meminta aku tinggal di apartermen barunya. Kami terus tidak jarang berhubungan. Mungkin hampir setiap hari. Aku juga menolongnya memperlicin kerjasama dengan klien usahanya.

Dari situ aku tidak sedikit mengetahui orang-orang tertentu. Serta kunikmati petualangan seks ini. Mungkin sebab aku menyukainya, aku bersedia jadi sekretaris hot serta istri mudanya.

author
No Response

Comments are closed.