Judi Bola

Cerita Seks Pembantu Yang Horny

153 views
Casino Uang Asli

Cerita Sex – Hari ini semacam biasa aku perhatikan istipsu sedang bersiap untuk pergi kerja, sementara aku tetap berbaring. Istipsu terbukti wajib rutin pergi pagi, tidak semacam pekerjaanku yang tidak mengwajibkan pergi pagi. Tidak lama kemudian aku perhatikan dirinya mengatakan sesuatu, pamitan, serta perlahan meninggalkan rumah.

Sementara aku bersiap kembali untuk tidur, kembali kudengar suara orang mendekat ke arah pintu kamar. Tetapi langsung aku teringat tentu pesuruh rumah tangga kami, Lia, yang terbukti mendapat perintah dari istipsu untuk bersih-bersih rumah sepagi mungkin, sebelum mengerjakan yang lain.

Lisa si pesuruh hot ini baru berusia 19 tahun, setinggi badan yang tergolong singkat tetapi bentuk tubuhnya sintal. Aku hanya perhatikan faktor tersebut selagi ini, serta tidak sempat berfikir macam-macam sebelumnya.

Tidak berapa lama dari suara langkah yang kudengar tadi, Lisa pun mulai tampak di pintu masuk, seusai mengetuk serta meminta izin sebentar, ia pun masuk sambil mengangkat sapu tanpa menantikan izin dariku. Baru pagi ini aku perhatikan pembantuku ini, not bad at all.

Sebab aku rutin tidur hanya dengan bercelana dalam, maka aku pikir bakal ganggu dia. Dengan tetap pura-pura tidur, aku menggeliat ke samping hingga selimutku pun tersingkap. Jadi tahap bawahku telah tidak tertutup apapun, sementara sebab bangun tidur serta belum sempat ke WC, kemaluanku telah mengeras sejak tadi.

Dengan sedikit mengintip, Lisa berkali-kali melirik kearah celana dalamku, yang didalamnya tersedia Kontolku yang telah membesar serta mengeras. Tetapi aku perhatikan dirinya tetap terus mengerjakan pekerjaannya sambil tidak menunjukkan perasaannya.

Seusai itu dirinya berakhir dengan pekerjaannya serta keluar dari kamar tidur. Akupun bangun ke kamar mandi untuk buang air kecil. Semacam biasa aku lepas celana dalamku serta kupakai handuk lalu keluar mencari sesuatu untuk minum.

Kulihat Lisa si pesuruh hot tetap meneruskan pekerjaannya di ruang lain, aku rebahkan diriku di sofa depan TV ruang keluarga kami. Sejenak terlintas untuk membikin Lisa lebih dalam menguasai ‘pelajarannya’. Lalu aku berfikir, kira-kira topik apa yang bakal aku pakai, sebab selagi ini aku jarang sekali bicara dengan dia.

Sambil aku perhatikan Lisa yang sedang sibuk, aku mengingat-ingat yang sempat istipsu katakan soal dia. Akhirnya aku ingat bahwa dirinya mempunyai persoalan aroma badan. Dengan tersenyum gembira aku panggil dirinya serta kuminta untuk berhenti meperbuat aktivitasnya sebentar. Lisa pun mendekat serta mengambil posisi duduk di bawah.

Duduknya sangat sopan, jadi tidak satupun lubang untuk menonton tahap alat vitalnya . Aku mulai saja pembicaraanku dengannya, dengan menanyakan apakah benar dirinya mempunyai persoalan BB. Dengan argumen tamu serta relasiku bakal tidak sedikit yang datang aku memintannya untuk lebih perhatian dengan persoalannya. Dirinya hanya mengiyakan permintaanku, serta mulai berani mengatakan satu dua hal.

BACA JUGA  Cerita Seks Dengan Janda Muda

Terus baik pikirku. Tetap dengan topik yang sama, akupun mengajaknya ngobrol sejenak, serta mendapat respon yang baik. Sementara dudukku dengan sengaja aku buat seolah tanpa sengaja, jadi Kontolku yang hanya tertutup handuk bakal terkesan sepenuhnya oleh Lia.

Aku perhatikan matanya berkali-kali melirik ke arah Kontolku, yang dengan cara tidak sengaja mulai bangun. Lalu aku tanyakan apa boleh mencium BB-nya, sebuah pertanyaan yang lumayan mengagetkannya, tidak hanya sebab pertanyaan itu lumayan berani, juga sebab matanya yang sedang melirik ke ‘anu’ ku. Untuk menutupi rasa malunya, diapun hanya mengangguk membolehkan.

Aku minta dirinya untuk mendekat, serta dari jarak sekian centimeter, aku mencoba mencium BBnya. Akalku mulai berlangsung, aku katakan tidak begitu jelas, maka dengan argumen tentu asalnya dari ketiaknya, maka aku minta dirinya untuk menunjukkan ketiaknya. Sejenak dirinya terdiam, mungkin dipikirnya, apakah ini wajib alias tidak. Aku kembali menyadarkannya dengan memintanya kembali menunjukan ketiaknya.

Menonton tatapannya aku mengerti bahwa dirinya tidak tahu apa yang wajib dikerjakannya untuk memenuhi permintaanku. Maka aku dengan cepat menuntunnya supaya dirinya tidak bimbang bakal apa yang wajib diperbuat. Serta aku katakan, naikkan saja baju kaosnya jadi aku bisa mengecek ketiaknya, serta aku katakan jangan malu, toh tidak ada siapapun di rumah.

Perlahan diangkatnya baju kaosnya serta akupun bersorak gembira. Perlahan kulit putih mulusnya mulai terkesan, serta lalu dadanya yang lumayan besar tertutup BH sempit pun mulai terkesan. Kontolku langsung membesar serta mengeras penuh. Seusai ketiaknya terkesan, akupun memberi perhatian, kudekatkan hidungku terkesan bulu ketiaknya lumayan lebat.

Seusai dekat aku hirup udara kurang lebih ketiak, baunya sangat merangsang, serta akupun terus mendekatkan hidungku jadi menyentuh bulu ketiaknya. Sedikit kaget, dirinya menjauh serta menurunkan bajunya. Lalu aku katakan bahwa dirinya wajib memotong bulu ketiaknya apabila ingin BBnya hilang. Dirinya mengangguk serta berjanji bakal mencukurnya. Sejenak aku perhatikan wajahnya yang tampak beda, merah padam.

Aku heran kenapa, seusai aku perhatikan akurat, matanya sesekali melirik ke arah Kontolku. Ya ampun, handukku tersingkap serta Kontolku yang membesar serta memanjang, terpampang jelas di depan matanya. Tentu tersingkap sewaktu dirinya kaget tadi.

Lalu kuminta Lisa si pesuruh hot kembali mendekat, serta aku katakan bahwa ini wajar terjadi, sebab aku sedang berdekatan dengan perempuan, apalagi sedang menonton yang berada di dalam bajunya. Dengan malu dirinya tertunduk. Lalu aku lanjutkan, entah pikiran dari mana, tiba-tiba aku memuji badannya, aku katakan bahwa badannya keren serta putih. Aku juga mengatakan bahwa bibirnya keren.

BACA JUGA  Cerita Seks Belajar Ngentot

Entah keberanian dari mana, aku bangun sambil memegang tangannya, serta memintanya berdiri berhadapan. Sejenak kami berpandangan, serta aku mulai mendekatkan bibirku pada bibirnya. Kami berciuman lumayan lama serta sangat merangsang. Aku perhatikan dirinya begitu bernafsu, mungkin telah sejak tadi pagi dirinya terangsang.

Tanganku yang telah sejak tadi berada di dadanya, kuarahkan menuju tangannya, serta luar biasanya menuju sofa. Kutidurkan Lisa serta menindihnya dari pinggul ke bawah, sementara tanganku berusaha membuka bajunya. Berbagai saat nampaknya kesadaran Lisa bangkit serta meperbuat perlawanan, jadi kuhentikan sambil membuka bajunya, serta aku kembali mencium bibirnya hingga lama sekali.

Begitu Lisa telah kembali mendesah, perlahan tangan yang sejak tadi kugunakan untuk meremas dadanya, kuarahkan ke belakang untuk membuka kaitan BHnya. Hingga terpampanglah buah dadanya yang berkapasitas lumayan besar dengan puting besar coklat muda.

Lumatan mulutku pada buah dadanya membikinnya telah sangatlah terangsang, jadi dengan mudah tanganku menuju ke arah ‘Veggy’nya yang tetap bercelana dalam, sedang tanganku yang satunya mengangkat tangannya untuk memegang Kontolku. Dengan cara otomatis tangannya meremas serta mulai naik turun pada Kontolku. Sementara aku sibuk menaikkan roknya hingga celana dalamnya terkesan seluruhnya.

Dan dengan menyibakkan celana dalamnya, ‘Veggy’nya yang basah serta sempit itupun telah menjadi mainan bagi jari-jariku. Tetapi tidak berapa lama, kurasakan pahanya menjepit tanganku, serta tangannya memegang tanganku supaya tidak bergerak serta tidak meninggalkan ‘Veggy’nya. Kusadari Lisa si pesuruh hot mengalami orgasme yang pertama

Seusai mereda, kupeluk erat badannya serta berusaha tetap merangsangnya, serta benar saja, bebrapa saat kemudian, nampak dirinya telah kembali bergairah, hanya saja hari ini lebih berani. Lisa membuka celana dalamnya sendiri, lalu berusaha mencari serta memegang Kontolku.

Sementara dengan cara bergantian bibir serta buah dadanya aku kulum. Serta dengan tanganku, ‘Veggy’nya kuelus-elus lagi mulai dari bulu-bulu halusnya, bibir ‘Veggy’nya, hingga ke dalam, serta daerah kurang lebih lubang pantatnya.

Sensasinya tentu sungguh besar, jadi tanpa sadar Lisa si pesuruh hot menggelinjang-gelinjang keras. Peluang ini tidak aku sia-siakan, bibirku pindah menuju bibirnya, sementara Kontolku ku dekatkan ke bibir ‘Veggy’nya, ku elus-elus sebentar, lalu aku mulai selipkan pada bibir ‘Veggy’ pembantuku ini.

Telah semacam layaknya suami serta istri, kami seakan lupa dengan segalanya, Lisa bahkan mengerang minta Kontolku segera masuk. Sebab basahnya ‘Veggy’ Lia, dengan mudah Kontolku masuk sedikit demi sedikit. Sebagai wanita yang baru pertama kali berhubungan badan, terasa sekali otot ‘Veggy’ Lisa menegang serta mempersusah Kontolku untuk masuk.

BACA JUGA  Cerita Seks Dengan Mertua Hot

Dengan membuka pahanya lebih lebar serta mendiamkan sejenak Kontol ku, terasa Lisa agak rileks. Ketika itu, aku mulai memaju mundurkan Kontolku meski hanya tahap kepalanya saja. Tetapi sedikit demi sedikit Kontolku masuk serta akhirnya seluruh batangku masuk ke dalam ‘Veggy’nya. Seusai aku diamkan sejenak, aku mulai bergerak keluar serta masuk, serta sempat kulihat cairan berwarna merah muda, tanda ke perawanan nya telah kudapatkan.

Erangan nikmat kami berdua, terdengar sangat romantis saat itu. Lisa belajar sangat cepat, serta ‘Veggy’nya terasa meremas-remas Kontolku dengan sangat lembut. Hingga belasan menit kami bersetubuh dengan gaya yang sama, sebab ku pikir kelak saja mengajarkannya gaya lain. Kontolku sudan berdenyut-denyut tanda tidak lama lagi aku bakal ejakulasi. Aku tanyakan pada Lia, apakah dirinya juga telah hampir orgasme. Lisa mengangguk pelan sambil terrsenyum.

Dengan instruksi dari ku, aku mengajaknya untuk orgasme bersama. Lisa terus keras mengelinjang, hingga akhinya aku katakan kami keluar sama-sama. Berbagai saat kemudian aku rasakan air maniku muncrat dengan derasnya didalam ‘Veggy’nya yang juga menegang sebab orgasme.

Lisa si pesuruh hot memeluk badanku dengan erat, lupa bahwa aku merupakan maapabilannya, serta akupun melupakan bahwa Lisa merupakan pembantuku, aku memeluk serta menciumnya dengan erat. Dengan muka sedikit malu, Lisa tetap tertidur disampingku di sofa tersebut. Kuperhatikan dengan lega tidak ada penyesalan di wajahnya, tetapi kulihat kepuasan.

Aku katakan padanya bahwa permainannya sungguh hebat, serta mengajaknya untuk mengulang apabila dirinya mau, serta dijawab dengan anggukkan kecil serta senyum. Sejak saat itu, kami tidak jarang meperbuat apabila istipsu sedang tidak ada. Di kamar tidurku, kamar tidurnya, kamar mandi, ruang tamu, ruang makan, dapur, garasi, bahkan dalam mobil.

Lisa si pesuruh hot ikut bersama kami hingga tahunan, hingga sebuahsaat dirinya dipanggil oleh orang tuanya untuk dikawinkan. Ia serta aku saling melepas dengan berat hati. Tetapi sekali waktu Lisa datang kerumahku untuk khusus berjumpa denganku, seusai sebelumnya menelponku untuk janjian.

Dan Anak satu-satunyapun menurutnya merupakan anakku, sebab suaminya mandul. Tapi tidak ada yang sempat tahu kalau anak itu hasil hubungan gelapku dengannya, si pesuruh hot, hubungan kami terus berlanjut hingga saat ini.

author
No Response

Comments are closed.