Judi Bola

Cerita Seks Dengan Istri Di Kantor

389 views
Casino Uang Asli

Cerita Sex – Panggil saja namaku Abi, aku berusia 27 tahun, aku merupakan seorang pengusaha. Aku baru saja melamar wanita cantik berjilbab, namanya Olive. Olive mempuanyai seorang adik perempuan yang bernama Risma. Mereka merupakan kakak beradik yang cantik serta manis, keduanya bertubuh mulus serta berbadan tinggi semampai, itulah salah satu motivasi aku melamar Olive, sebab tubuhnya yang indah.

Tetapi akupun sangat berminat terhadap adiknya, Risma. Bedanya, ia tidak ber jilbab serta slalu mengenakan baju sexy serta mini, tidak kala aku sedang melihat TV bersamanya di ruang keluarga aku slalu berusaha mencuri-curi pandang ke arah tubuhnya yang terkesan mulus. Tetapi hasrat itu hanya dapat ku pendam saja.

Kala itu, aku sedang bekerja di ruangan kerjaku di perusahaanku, kebetulan perusahaanku sedang mengalami sedikit guncangan akibat akibat makin tidak sedikitnya perusahaan saingan di kotaku itu. Pada saat jam pulang kerja, cocoknya pukul 17.00 aku terdiam diri sendian di ruanganku sebab memikirkan persoalan itu.

Tidak lebih lebih 30 menit aku melamun, serta tiba-tiba terbayang sosok Risma fikiranku, aku membayangkan dirinya sedang bugil, pikiran kotorku terus merajalela serta kontolkupun mengeras seketika. Ketika sedang asik menghayalkan tubuh indah risma terdengar suara ketukan pintu “tok tok tok” aku kaget serta tersadar, ketika membalikan badan nyatanya Olive istipsu datang untuk menjemputku.

Sebab rencananya pulang kerja kami mau berangkat makan malam bersama Olive serta adiknya juga. “eh… sayang…. udah siap ni, cepet amat datengnya!!” tegurku, “ah… iyah yang… aku sengaja datang lebih cepat sebab takut jalanan macet, sekarangkan malem minggu” jawab olive.

“Mana Risma yang??? Katanya dirinya mau ikut dengan kami makan malam serta nonton??” “oh… iyah kelak dirinya nyusul katanya, soalnya dirinya mau ngembaliin buku ke temennnya dulu, gak lama lagi kelak dirinya datang ko” jawab olive sambil duduk di pangkuanku, serta diapun menyadari penisku sedang keras,

BACA JUGA  Cerita Seks Yang Indah

“eh… sayang,… lagi pengen yah???? Itunya bangun tuh…” ledeknya. Iya ni yang… aku lagi pengen, kami ML dulu yuk… karayawan udah pada pulang ko, Cuma ada satpam, dirinya juga jam segini lagi pulang dulu, dirinya baru bakalan jaga lagi kelak jam 9 malem” ajakku terhadap Olive. “ah… jangan disini ah.. kelak kalo Risma dateng gimana??!!” jawab olive.

“Ahh…. tentu Risma telpon dulu kalo dirinya mau nyampe sini, dirinya kan penakut, ga mungkin masuk ke kantor sendirian, apa lagi kalo sore kantor ini sepi”. Akhirnya istipsu mau menerima tawaranku tadi, “Iya deh sayang…. tapi aku ga lepas jilbab yah… soalnya ribet pasangnya lagi… kan kami mau jalan abis ini hehehh…” “iya deh… pakek jilbab lebih asyik kok…” akhirnya kamipun saling berpelukan sambil berciuman, aku lumat bibir kecil istipsu, sambil tanganku meraba-raba payudaranya yang tidak begitu besar,

perlahan tanganku melepaskan roknya tetapi bibirku tetap tetap melumat bibirnya, terus bernafsu aku lepas pula atasan baju istipsu, serta ku remas-remas dengan keras payudara olive yang tetap terbingkus Bra, lalu aku lepaskan Branya serta aku lumat puting merah muda di puncak gunung kembarnya Olive,

terdengar suara erangan Olive yang mendesah kenikmatan… “ahhh…. sayang….. enak yang… ahhh…. terus nenenin tetek aku yang….!!! aahhh….” terus semangat saja aku menjilati tubuhnya, saat ini akupun berada di selangkangannya, tanpa pikir panjang, aku pun membuka celana dalam birunya, serta aku jilati kemaluan olive yang bersih dari bulu itu.

kemudian aku buka mulut memeknya yang wangi serta tetap terkesan selaput dara yang baru saja aku rusak di malam pertama kami 1 bulan yang lalu, kemudian aku jilati klitoris Olive, serta “ ahhhh… sayang… ahhh… geli yank…. ahh…. aku serasa pengen pipis….” tetapi aku tidak menghiraukannya,

BACA JUGA  Cerita Seks Bocah ABG

aku terus saja menjilati klitorisnya sambil memasukan jari tengahku ke dalam mulut memek Olive, terus cepat aku menusukan jari tengahku, terus dahsyat desahan Olive, “ahhh….. sayang… ahhh… ahhh… aku mau dapet yang…. ahhhhhh……” pantatnya nampak menggelinjang serta pahanya tiba-tiba menutup menjepit kepalaku, nyatanya Olive telah orgasme,

aku pun segera membuka celanaku, ketika sedang membuka kemeja, tiba-tiba pintu ruanganan ku terbuka, sebab nyatanya aku lupa menutupnya rapat-rapat serta menguncinya, aku serta istipsu langsung kaget, nyatanya pintu itu terdorong oleh sesosok tubuh yang telah tidak mengenakan baju sehelaipun, serta nyatanya itu merupakan Risma, yang nyatanya sedari tadi ia mengintip kami, serta bermastrubasi sambil menyaksikan kami berdua ML,

tanpa pikir panjang, aku langsung hebat lembut tangan Risma serta membisikkan di telinganya “Ayo sini kakak puaskan bareng kak Olive” dengan malu-malu iya mengikuti tarikan tanganku, aku tidak sadar bagaimana respon Olive yang sedang terkulai lemas di atas meja kerjakun sebab orgasme pertamanya itu,

tetapi seusai aku memandang wajahnya, Olive malah tersenyum serta senyum itu memberi pengertian bahwa Risma boleh ikut ML bareng, akhirnya Risma aku suruh jongkok serta aku pegangkan Penis kerasku, dengan malu-malu ia mengocok-ngocok kontolku dengan pelan, tiba-tiba Risma langsung melumat dengan liar penisku, aku sedikit kaget sebab nyatanya ia sangat pandai menghisap kontol, aku hanya dapat menikmati sambil sesekali mendesah kenikmatan… “ahhh…. ayo Risma sayang… sepong terus kontol kakak… uhhh… ahhh…. yes… “

Seusai puas aku disepong oleh Risma, aku langsung berbaring di atas meja serta menyuruh Olive menaiki badanku serta menduduki penisku, “ah……. enak yang…. ahh… aku goyang yahh… ahh…” desah olive, sambil tanganku meraba-raba Memek Risma yang berada di sebelah Olive.

BACA JUGA  Cerita Seks Yang Tak Terlupakan

Dan tidak lama Olivepun berhenti dari genjotannya itu sambil mendesah “ahhh…… ahhh….” serta terasa pantatnya kembali menggelinjang serta pahanya ia tutup rapat-rapat. Kemudian aku bisikan terhadap Olive, “yang…. aku coba punya Risma juga yah…” kemudian olive pun hanya mengangguk tidak mengatakan apapun sambil beranjak dari atas badanku.

Kemudian aku suruh Risma menduduki penisku, serta tanpa ragu Risma duduk di atas badanku, sambil menuntun penisku ke dalam Memeknya, ohh….. meski telah tidak perawan tetapi memek Risma sungguh nikmat, “ahh… kak… ahh…. enak kak… genjot dari bawah kak!!!” desahnya.

Dan akupun goyangkan kontolku dengan cara cepat sambil memandangi wajah serta tubuh risma yang menghadap ke arahku. Akupun terus menggenjot memek Risma dari bawah…. serta berbagai saat kemudian, Risma mendesah… “ahhhh.. ahh…. kak… terus genjot…. Risma mau dapet ni… ahh…..” akupun terus menggenjot serta sebab saking bernafsunya menggenjot, akupun tidak kuasa menahan ejakulasiku,

Tetapi sesaat sebelum aku berejakulasi, Risma mendesah… “ahh… aku dapet… kak…” sambil menggelinjang, serta akupun mengeluarkan lahar putihku di dalam memek Risma, adik dari Istipsu. Sungguh nikmatnya memuncratkan sperma hangat di dalam memek yang selagi ini aku hayalkan.

Akhirnya aku tersenyum puas sambil memandangi wajah kedua kakak beradik itu, kemudian Olive mencium bibirku, serta berbisik “enak mana yang? Punya aku apa Risma??” aku hanya tersenyum, serta meremas payudara Risma yang tetap terduduk di atas kontolku.

author
No Response

Comments are closed.