Judi Bola

Cerita Seks Adik Kandung

204 views
Casino Uang Asli

Cerita Sex – Namaku Mona, umurku 24 tahun, aku telah menikah serta memiliki satu anak lelaki.. Berikut ini aku ingin share pengalaman mengenai hubunganku dengan adik kandungku sendiri. Kejadian ini terjadi dua tahun yang lalu ketika aku berumur 22 tahun serta adikku berumur 18 tahun.

Kami merupakan 3 bersaudara, kakakku Diana telah menikah serta ikut suaminya, sedangkan aku serta adikku tinggal bersama orang tua kami. Aku sendiri berperawakan sedang, tinggiku 160cm berat badan 52kg, orang bilang aku montok, khususnya dibagian pinggul/pantat. Payudaraku tergolong rata2 34 saja. Kulitku yang putih rutin menjadi perhatian orang2 bila sedang berlangsung keluar rumah.

Aku memiliki seorang pacar berumur 2 tahun diatasku, dirinya merupakan kakak kelas kuliahku. Aku serta pacarku berpacaran telah 2 tahun lebih, serta selagi itu paling jauh kita hanya bersetubuh dengan melakukan petting, saling raba, saling cium serta saling hisap…..

Pacarku sangat ingin menerobos vaginaku apabila saat petting, tapi aku sendiri tidak ingin faktor itu terjadi sebelum kita menikah, jadi aku mengeluarkan air maninya dengan tutorial swalayan, yaitu mengocok kontolnya. Aku juga kerap dipaksa menghisap kontol pacarku yang mana sebenernya aku agak jijik melakukannya.

Ketidak jarangan bersetubuh dengan tutorial petting dengan pacarku membikinku menjadi haus bakal belaian lelaki serta rutin iingin disentuh, sehari saja tidak dibelai rasanya tersiksa sekali… entah kenapa aku jadi ketagihan… Hingga akhirnya kalau sendiri melakukannya dengan tanganku sendiri dikamarku sendiri.

Tidak jarang aku meraba-raba payudaraku sendiri serta mengusap-usap memeku sendiri hingga aku orgasme. Inilah kesalahan ku, aku tidak menyadari kalau selagi ini adikku John tidak jarang mengintip aku… ini aku ketahui seusai dirinya mengakuinya saat sukses membobol keperawananku, kakaknya sendiri.

Awal mulanya, ketika itu aku, mamaku serta adikku John berangkat ke supermarket 500m dekat rumah. Sebab belanjaan kita tidak sedikit maka kita memutuskan untuk naik becak. Saat itu aku menggunakan celana panjang ketat setengah lutut, serta sebab kita hanya naik satu becak, aku memutuskan untuk di pangku adikku, sedangkan mamaku terbuktiku belanjaan.

Diperjalanan yang hanya 500m itu, ketika aku duduk di pangkuan adikku, aku merasakan sesuatu bergerak-gerak dipantatku, aku sadar bahwa itu kontol adikku, keras sekali serta berada di belahan pantatku. Aku membiarkannya, sebab terbukti tidak ada yang dapat kulakukan.

Bahkan ketika di jalan yang jelek, terus terasa ganjalan dipantatku. Sebab aku juga sangat rindu belaian pacarku yang telah 3 hari tidak ke rumah, diam diam aku menikmatinya. Sejak kejadian itu, aku tidak jarang menonton dirinya memperhatikan tubuhku, agak risi aku diperhatikan adikku sendiri, tapi aku berusaha bersikap biasa.

Suatu hari, aku serta pacarku melakukan petting di kamarku… Aku sangat terangsang sekali… dirinya meraba serta membelai-belai tubuhku. Hingga akhirnya pacarku memaksakku membuka celana dalamku serta memaksaku untuk mengijinkannya bersetubuh serta memasukkan kontolnya ke memekku.

Tentu saja aku keberatan, mesikipun aku sangat terangsang tapi aku berusaha untuk mempertahankan keperawananku. Dalam ketelajanganku aku memohon padanya untuk tidak melakukannya. Serta anehnya aku malah berteriak minta tolong.

Hal ini di dengar oleh adikku John, dirinya langsung menerobos kamarku serta mengusirnya, saat itu juga pacarku ketakutan, sebab terbukti badan adikku jauh lebih besar. Aku langsung menutupi tubuhku yang telanjang serta aku yakin adikku menonton ketelajanganku. Serta pacarku sendiri langsung menggunakan pakaiannya serta pamit pulang.

Sejak itu, pacarku jadi jarang ke rumah. Dari selentingan kawan-kawan ku, pacarku katanya memiliki kawan cewe lain yang tidak jarang jalan dengannya. Pasti saja aku sedih mendengarnya, tapi aku juga merasa beruntung tidak ternodai olehnya.

BACA JUGA  Cerita Seks Dengan Janda

Suatu malam aku berbincang-bincang dengan adikku, aku berterima kasih padanya sebab dirinya telah menggagalkan pacarku menodaiku. Aku kaget ketika adikku ngomong bahwa, aku ngga dapat menyalahkan pacarku sebab terbukti bodyku sexy sekali serta setiap laki-laki pasti ingin merasakan tubuhku. Ketika kutanya, apabila setiap lelaki, apakah adikku juga ingin merasakan tubuhku juga… dirinya menjawab:

“Kalau kakak bukan kakakku, ya aku juga pengen bersetubuh, aku kan juga lelaki” aku sangat kaget mendengar jawabannya tapi aku berusaha itu merupakan pernyataan biasa, aku langsung aja tembak, “emang adik sempat nyobain bersetubuh dengan cewe?” dirinya bilang “ya, belum sempat bersetubuh kak”…. itulah perbincangan awal bencana itu.

Malam harinya aku membayangkan bercinta dengan pacarku, kau merindukan belaiannya… lalu aku mulai meraba-raba tubuhku sendiri… tapi aku tetap tidak dapat mencapai apa yang aku inginkan… sekilas aku membayangkan adikku… lalu aku memutuskan untuk mengintip ke kamarnya…

Malam itu aku mengendap-endap serta perlahan-lahan nak keatas kursi serta dari celah angin aku mengintip adikku sendiri, aku sangat kaget sekali ketika menonton adikku dalam keadaan tidak menggunakan celana serta sedang memegang alat vitalnya sendiri, dirinya melakukan onani, aku terkesima menonton ukuran kontolnya, hampir 2 kali pacarku, gila kupikir, kok dapat yah sebesar itu punya adikku… Serta yang lebih kaget, di puncak orgasmenya dirinya meneriakkan namaku… Saat itu perasaanku bercampur baur antar nafsu serta marah… aku langsung balik kekamarku serta membayangkan apa yang baru saja aku saksikan.

Pagi harinya, libidoku sangat tinggi sekali, ingin dipuaskan adikku tidak mungkin, maka aku memutuskan untuk mendatangi pacarku. Pagi itu aku langsung kerumah pacarku serta kulihat dirinya sangat bahagia aku datang… ditariknya aku ke kamarnya serta kita langsung bercumbu… saling cium saling hisap serta perlahan-lahan baju kita lepas satu demi satu hingga akhirnya kita telanjang bulat.

Gilanya begitu aku menonton kontolnya, aku terbayang kontol adikku yang jauh lebih besar darinya… sepert biasa dirinya menyuruhku menghisap kontolnya, dengan terpaksa aku melakukannya, dirinya merintih-rintih keenakkan serta mungkin sebab hampir orgasme dirinya hebat kepalaku.

“Jangan diterusin, aku dapat keluar katanya” lalu dirinya mulai menindihi ku serta dari nafasnya yang memburu kontolnya mencari-cari celah memekku… begitu unjung kontolnya nempel serta baru setengah kepalanya masuk, aku kaget sebab dirinya telah langsung orgasme, air maninya belepotan diatas memekku…

“Ohhhhh…” katanya.

Dia memelukku serta minta maaf sebab gagal melakukan penetrasi ke memekku. Pasti saja aku sangat sedih, sebab libidoku tetap sangat tinggi.

“Puaskan aku dong… aku kan belum…” rengekku tanpa malu-malu. Tapi jawabannya sangat menyakitkanku…

“Maaf, aku wajib buru-buru ada janji dengan sisca” katanya tanpa ada rasa ngga enak sedikitpun. Aku menyembunyikan kedongkolanku serta buru-buru berpakaian serta kita berpisah ketika keluar dari rumahnya.

Diperjalanan pulang aku sangat kesal serta timbul kenginanku untuk menyeleweng, apalagi selagi diperjalanan tidak sedikit sekali lelaki yang mengodaku dari tukang becak, kuli bangunan hingga setiap orang di bis.

Begitu hingga rumah aku memergoki adikku yang bakal berangkat ke sport club, dirinya mengajakku untuk ikut serta aku langsung menyanguppinya sebab terbukti aku juga ingin melepaskan libidoku dengan tutorial berolah raga.

Di tempat sport club, kam berolah raga dari senam hingga berenang serta puncaknya kita mandi sauna. Sebab sport club tersebut sangat sepi, maka aku minta adikku satu kamar denganku saat sauna. Saat didalam adikku bilang “kak, baju renangnya ganti tuh, kan kalau tertutup gitu keringatnya ngga keluar, percuma sauna”

BACA JUGA  Cerita Seks Ngentot Lonte

“Abis pake apa” timpalku, “aku ngga punya baju lagi”
“Pake celana dalem sam BH aja kak, supaya pori-porinya kebuka” katanya

Pikirku, bener juga apa katanya, aku langsung keluar serta menganti baju renangku dengan BH serta celana dalam, sialnya aku menggunakan celana dalam G-string putih sehabis dari rumah pacarku tadi… Tapi “ah, cuek aja.. toh adikku sempat liat aku telanjang juga”.

Begitu aku masuk, adikku terkesima dengan penampilanku yang sangat berani… kulihat dirinya berkali-kali menelan ludah, aku pura-pura acuh serta langsung duduk serta menikmati panasnya sauna. Keringat mencucur dari tubuhku, serta faktor itu membikin segalanya tercetak didalam BH serta celana dalamku… adikku terus memandang tubuhku serta ketika kulihat kontolnya, aku sangat kaget, serta mengingatkanku ke faktor semalam ketika adikku onani serta yang membikin libidoku malah memuncak merupakan kepala kontolnya timbul diatas celana renangnya.

Aku berusaha untuk tidak menonton, tapi mataku rutin melirik ke tahap itu, serta nafasku terus memburu serta kulihat adikku menonton kegelisahanku. Aku juga membayangkan kejadian tadi pagi bersama pacarku, aku sedih serta ingin pelampiasan. Dalam kediaman itu aku tidak sanggup untuk bersi kukuh lagi serta aku mengawalinya dengan mengatakan:

“Ngga kesempitan tuh celana, sampe nongol gitu”
“Ia nih, si otong ngga dapat diajak kompromi kalo liat cewe bahenol” katanya
“Kasian amat tuh, kejepit. Buka aja dari pada kecekik” kataku lebih berani
“Iya yah…” katanya sambil berdiri serta membuka celananya…

Aku sangat berdebar-debar serta berkali-kali menggigit bibirku menonton batang kemaluan adikku yang begitu besar.

Tiba-tiba adikku mematikan mesin saunanya serta kembali ke tempatnya.

“Kenapa dimatiin” kataku
“Udah lumayan panas kak” katanya

Terbukti saat juga aku merasa telah lumayan panas, serta dirinya kembali duduk, kita saling memandang tubuh masing-masing. Tiba-tiba cairan di memekku meleleh serta gatal menyelimuti dinding memekku, apalagi menonton kontol adikku.

Akal warasku datang serta aku langsung berdiri serta hendak keluar, tapi adikku malah mencegahku “nanti kak”.

“Kan udah saunanya ” timpalku, aku sangat kaget dirinya berada cocok di depanku dengan kontol mengacung ke arahku, antara takut serta ingin.

“Kakak udah sempat gituan belum kak” kata adikku
“Belum” kataku, “emang kalian udah..?” lanjutku
“Belum juga kak, tapi pengen nyoba” katanya

“Nyoba gimana???? Nantikan juga ada saatnya” kataku berbalik kearah pintu serta sialnya kunci lokerku jatuh, ketika aku memungutnya, otomatis aku menunggingi adikku serta buah pantatku yang besar menempel di kontolnya.

Gilanya aku malah tetap diposisi itu serta menengok ke arah adikku. Serta tidak kusangka adikku memegang pinggulku serta menempelkan kontolnya dibelahan pantatku yang hanya tertutup G-string.

“Oh kak…. bahenol sekali, aku pengen nyobain kak” katanya dengan nafas memburu.

“Aw… dik ngapain kamu” timpalku tanpa berusaha mengubah posisiku, sebab terbukti aku juga mengharapkannya.

“Pengen bersetubuh kak” katanya kasar sambil menekan batangnya kepantatku.

Aku hebat pantatku serta berdiri membelakanginya, “Aku kan kakakmu John, inget dong”

Adikku tetap memegang pinggulku “tolong kak.. asal nempel aja.. ngga usah dimasukkin, aku ngga tahan banget”

“Tolong kak,” katanya memelas. Aku di suruh ngapain juga mau kak, asal dapat nempelin aja ke memek kakak”.

Pikiranku buntu, aku juga punya libido yang tidak tertuntaskan tadi pagi.. serta membayangkan pacarku menunggangi sisca, libidoku tambah naik..

BACA JUGA  Cerita Seks Dengan Tante Rena

“Persetan dengan pacar brengsek” batinku.
“Jangan disini” pintaku.
“Sebentar aja kak, asal nempel aja 1 menit” katanya meremas pinggulku.
“Kakak belum siap” kataku.
“Kakak nungging aja, kelak aku panasin” katanya.

Bagai terhipnotis aku menuruti apa katanya, sambil memegang grendel pintu, aku menungginginya serta dengam pelan-pelan dirinya membuka G-stringku serta melemparkannya. Serta dirinya jongkok di belakangku serta gilanya dirinya menjulurkan lidahnya menjilat memeku dari belakang…

“Oh… ngapain kalian dik…” kataku tanpa melarangnya.

Dia terus menjulurkan lidah serta menjilati memekku dari belakang.. ohhhh… gila pikirku… enak banget, pacarku saja ngga mau ngejilatin memekku, adikku sendiri dengan rakus menjilati memekku

“Gila kalian dik, enak banget, belajar dimana” rintihku… Tanpa menjawab dirinya terus menjilati memekku serta meremas remas bokongku hingga akhirnya lama-lama memekku basah sekali serta tahap dalam memekku gatal sekali…

Tiba-tiba dirinya berdiri serta memegang pinggulku..

“Udah panas kak” katanya mengarahkan kontolnya kepantatku serta memukul-mukul kepala kontolnya kepantatku….

“udah….” kataku sambil terus menungging serta menoleh ke arah adikku…
“Jangan bilang siapa-siapa yah dik” kataku.

Adikku berusaha mencari celah memekku dengan kepala kontolnya yang besar… dirinya kesusahan…

“Mana celahnya kak..” katanya.

Tanpa sadar aku menjulurkan tangan kananku serta menggengam kontolnya serta menuntun ke mulut goaku…

“Ini dik” kataku begitu cocok di depannya, “gesek-gesek aja yah dik”.
“Masukin dikit aja kak” katanya menekan kontolnya.
“aw… dik, gede banget sih” kataku, “pelan-pelan….”.

Begitu kepala kontolnya membuka akses ke memekku, adikku pelan-pelan menekannya.. serta mengeluarkannya lagi sedikit sedikit… tapi tidak hingga lepas… terus ia lakukan hingga membikin aku gemas….

“Oh.. dik…. enak…. dik…. udah yah…” kataku pura-pura…..
“Belum kak…. baru kepalanya udah enak yah….”
“Terbukti dapat lebih enak…???” kataku menantang.

Dan…. langsung hebat pinggulku jadi batang kontolnya yang besar hanyut ditelan memekku”

Aku merasakan perih hebat serta “aw…. sakit dik…” teriakku.

Adikku menahan batangnya didalam memekku ….

“Oh…kak…nikmat banget…..” serta dengan cara perlahan dirinya luar biasanya keluar serta memasukannya lagi, sungguh sensasi luar biasa. Aku merasakan nikmat yang teramat sangat, begitu juga adikku…

“Oh, kak… nikmat banget memekmu..” katanya.
“Ssssshhhh… ia dik… enak banget” kataku.

Lima belas menit dirinya mengenjotku, hingga akhirnya aku merasakan orgasme yang sangat panjang serta nikmat disusul erangan adkku sambil menggengam pinggulku supaya penetrasinya maksimum.

“Oh.. kak.. aku keluar.. nikmat banget…” katanya

Sejenak dirinya memelukku dari belakang, serta mulai mencabut kontolnya di memekku…

“Ma kasih kak” katanya tanpa dosa serta menggunakankan celanaku lagi. Aku bimbang bercampur rugi serta ingin menangis. Aku langsung keluar serta membersihkan diri sambil rugii diri.. “kenapa adikku????”

Dalam perjalanan pulang adikku berulang-ulang minta maaf atas lakukanannya di ruangan sauna… Aku hanya dapat berdiam merenungi diriku yang telah tidak perawan lagi… Kejadian itu merupakan awal petualangan aku serta adikku, Sebab dua hari seusai itu kembali kita besetubuh, bahkan lebih gila lagi.. kita dapat melakukannya sehari 3 hingga 5 kali sehari semalam.

Satahun telah aku di tunggangi adikku sendiri hingga ada seorang kaya, kenalan bapakku menikahiku, serta kita menikah. Untungnya suamiku tidak memperpersoalankan keperawananku. Akhirnya aku di karunia seorang anak dari suamiku, bukan dari adikku.. sebab aku rutin menjaga jangan hingga hamil bila bersetubuh dengan adikku.

Sampai kini aku tidak dapat menghentikan lakukananku dengan adikku, yang pertama adikku rutin meminta jatah, dilain pihak aku juga sangat ketagihan permainan sex nya.

author
No Response

Comments are closed.